Cinta bisa membuat orang stres, senang dan bahagia. Bahkan badan jadi langsing atau gemuk, juga karena cinta lho!
Begitulah yang dikatakan hasil penelitan Britain's WeightWatchers. Ternyata tak hanya apa yang dimakan seorang wanita yang bisa mempengaruhi beratnya, cukup atau kurang cinta dalam dirinya juga ikut mempengaruhi.
Penelitian Britain's WeightWatchers melibatkan 3000 orang wanita yang berstatus menikah. Sekitar 66% responden penelitian ini setuju kalau naik-turunnya berat badan mereka tergantung perasaan bahagia dalam percintaan. Sedangkan 84% mengatakan, sehatnya hubungan cinta mereka juga berpengaruh pada kesehatan tubuh.
Ketika dipilah lebih jauh, penelitian ini berhasil membagi lima tahap penting dalam percintaan. Lima tahap ini dipercaya bisa mempengaruhi berat badan wanita.
Tahap pertama adalah ketika hubungan baru memasuki tahap awal. Semua terasa indah, romantis dan bahagia. Pada bulan-bulan awal suatu hubungan, umumnya wanita sedang terbuai dengan pria pujaannya. Hal sekecil apapun yang terjadi bisa berubah menjadi romantis. Wanita biasanya cenderung berusaha keras untuk membuat sang pria makin tergila-gila. Rajin olahraga dan diet ketat dilakukan tanpa merasa terbebani. Di tahap ini, berat badan wanita bisa susut hingga 4 kilogram.
Tahap kedua adalah beberapa bulan setelah masa-masa indah awal pacaran. Wanita sudah merasa nyaman dengan pasangannya dan tak merasa perlu memikat sang pria lewat penampilan. Biasanya, pasangan telah melewati berbagai kondisi dan keadaan sehingga wanita mulai merasa nyaman untuk berpenampilan apapun di depan sang pujaan hati.
Tahap ini membuat bobot badan wanita meningkat tajam. Dalam penelitian ini, ada wanita yang berat badannya bisa menanjak hingga 5 kilogram.
Nah, tahap selanjutnya adalah menjelang ‘hari besar' alias pernikahan. Ketika pria melamar dan persiapan pernikahan dimulai, para wanita langsung mengubah pola hidupnya. Semua wanita pastinya ingin tampil sebaik mungkin pada hari bahagianya. Berbagai perawatan tubuh dilakukan, olahraga teratur, diet seimbang, semua dijalankan demi tampil bak putri raja di hari pernikahan. Hasilnya, tubuh makin ramping sampai 4,5 kilogram.
Lalu, tiba saatnya hamil dan melahirkan. Pada tahap ini tak perlu dipertanyakan lagi mengapa berat badan wanita menanjak naik.
Terakhir adalah tahap ‘Im back!'. Usai melahirkan dan membesarkan anak, banyak wanita merasa saatnya kembali memperhatikan diri sendiri. Biasanya, wanita berusaha keras untuk mengembalikan pesona-pesona yang telah pudar. Perawatan wajah dan tubuh kembali giat dilakukan. Apalagi, kebanyakan wanita berusaha keras mengantisipasi pengaruh penuaan yang semakin membayangi.
Umumnya wanita cukup sukses melalui tahap ini. Dari 3000 wanita dalam penelitian di atas, rata-rata bisa menurunkan berat badan sampai 7 kilogram plus mengembalikan pesona kulit dan tubuh yang sudah lama tak menjadi prioritas.
Sumber: detikhot.com
Sumber salinan: jawaban.com
Cek berat badan ideal Anda!!!
Anda mau tahu apakah berat badan Anda saat ini ideal atau tidak? Silahkan masukkan data tinggi badan dan berat badan Anda di alat sederhana berikut:
Free JavaScripts provided
by The JavaScript Source
Apabila Anda berada dalam kategori kesehatan yang buruk dan memiliki permasalah berat badan tetapi ingin segera memperbaikinya, silahkan klik di sini!
by The JavaScript Source
Keterangan IMT:
- Apabila IMT Anda berada di atas 27.4, menunjukkan kesehatan Anda sangat buruk dan sangat beresiko tinggi (OBESITAS).
- Apabila IMT Anda berada di antara 23.0-27.4, menunjukkan kesehatan Anda cukup buruk dan cukup beresiko (KELEBIHAN BERAT BADAN).
- Apabila IMT Anda berada di antara 18.5-22.9, menunjukkan kesehatan Anda ideal dan beresiko rendah (BERAT BADAN IDEAL).
- Apabila IMT Anda berada di bawah 18.5, menunjukkan Anda kesehatan Anda mengalami defisiensi nutrisi dan osteoporosis (KEKURANGAN BERAT BADAN).
Keterangan IMT berdasarkan REVISION OF BODY MASS INDEX (BMI) CUT-OFFS IN SINGAPORE.











